Pasar Kakilangit Menambah Destinasi Wisata di Mangunan

Pengunjung Pasar Kakilangit berfoto bersama. Dokumentasi Alawy Adam

Minggu, 10 Desember 2017 telah diselengarakan soft opening Pasar Kakilangit di Desa Wisata Kakilangit. Acara berlangsung mulai dari pagi pukul 06.00 pasar sudah bisa dikunjungi hingga siang hari. Berbagai kerajian dan kuliner tradisional dijual dengan harga mulai dari Rp2.000.

Pada soft opening Pasar Kakilangit tersedia 12 stand kuliner dan kerajinan yang bisa dinikmati dan dibeli untuk menjadi buah tangan. Mulai dari Gudeng Manggar, Bubur Kelanan, Kupat Sayur, dan minuman yang menghangatkan seperti Wedang Uwuh serta Jahe dapat ditemukan di Pasar Kakilangit.

Salah satu pedangang Thiwul ayu dan tawar yang biasa disebut Mbah Ngatir yang sudah berjualan selama 20 tahun di pasar Imogiri berharap dengan adanya Pasar Kakilangit bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.
Tahu untuk membuat Kupat Sayur. Dokumentasi @monyoku

“Kita tahu kuliner tradisional sangat sulit ditemukan, salah satunya di Pasar Kakilangit ini. Kuliner kuno seperti Kelanan.” Jelas Bapak Ipung selaku pengelola wisata. Kelanan sendiri berbahan singkong, beras, dan sayur yang dijadikan satu.
Gejog Lesung. Dokumentasi @monyoku
Musik tradisional juga dapat dinikmati disela-sela berbelanja di Pasar Kakilangit. Ada Gejog Lesung yang dapat memberikan hiburan berupa suara lesung yang mengiringi nyayian tembang jawa. Semakin menambah kesan tradisional di Pasar Kakilangit, seluruh pedagang berperpakaian adat jawa. Mulai dari bapak-bapak yang menggunakan lurik dan jarik serta lengkap dengan belangkon.

Destinasi wisata di Mangunan menjadi bertambah setelah adanya Pasar Kakilangit yang dapat dikunjungi pada hari Sabtu dan Minggu. Sebelum ada pergi berwisata di Mangunan seperti Seribu Batu, Bukit Lintang Sewu, Puncak Becici atau pun yang lainnya. Ada baiknya mampir dulu ke Pasar Kakilangit yang menyediakan berbagai makan khas. Bagaimana, apakah anda beminat mengunjunginya ?


Share:

Asyiknya GenWI Thailand Menikmati Suasana Lintang Sewu

GenWI Thailand, GenPI Jogja, dan Pengelola wisata Mangunan berfoto bersama di Lintang Sewu


Generasi Wonderful Indonesia Thailand atau lebih sering disebut GenWI Thailand mengunjungi Mangunan tepatnya di Seribu Batu pada malam hari. (08/12/2017) Rombongan yang datang berdelapan yaitu 4 orang anggota GenWI dan 4 orang Thaibuddy.

“Thaibuddy ini kita pilih dari beberapa orang yang interesent di dunia touristique, dunia vlogger, dunia fotografer yang ingin bergabung dengan funtrip yang diadakan oleh Kemenpar.” Papar Hega selaku wakil GenWI Thiland saat bertemu dengan GenPI Jogja.

Setelah mengadakan sesi ramah tamah dengan GenPI Jogja yang menyambut GenWI Thailand dengan 6 orang personil yaitu Elzha, Jalu, Kennedy, Icha, Ricard, Monyo. Kemudian, GenWI Thailand genduri bersama GenPI Jogja, Pengelola Wisata di pendopo Seribu Batu. Sembari menikmati makanan malam denga ingkung ayam, thaibuddy mencoba mengambil daging ingkung. Kemudian mendengarkan penjelasan terkait Wanawisata Budaya Mataram dan sejarah Mangunan.

“Total destinasi di Mangunan ada sembilan, yang pertama Gunung Pengger/Pinus Pengger, Puncak Becici, Lintang Sewu, Pinus Sari, Seribu Batu, Bukit Mojo, Bukit Panuk, Lembah Ndahromo, dan Pinus Asri.” Jelas Bapak Ipung.

“Masing-masing destinasi harus ada ciri khas, walaupun sekarang sebenarnya hampir mirip tetapi memiliki karya-karya yang berbeda kalau di Pengger itu lebih kepada view malam. Ada dua spot yang diandalkan disana replika do’a dan gerbang kota. Replika do’a itu mewujudkan bahwa masyarakat sedang berupaya berdo’a kemudian gerbang kota merupakan suatu harapan, agar memiliki perubahan kesejahteraan seperti layaknya saudara kita yang ada di kota.” Beber Bapak Ipung.

GenWI Thailand berfoto di ikon Lintang Sewu


Selanjutnya GenWI Thailand mengendarai jeep menuju bukit Lintang Sewu untuk melihat hamparan bintang yang terlihat menakjubkan. Menelusuri Lintang Sewu selama kurang lebih 30 menit dan berswafoto dengan ikon bintang yang menyala terang berwarna merah. Terlihat para rombongan GenWI Thailand sangat menikmati perjalanan walapun jam sudah pukul 23.48 WIB. Senyum dan candaan disela-sela berfoto terlihat dari wajah mereka.
Share:

Ternyata Tidak Boleh Asal Minum Obat! Apalagi Antibiotik, Ini Akibatnya!

Ternyata Tidak Boleh Asal Minum Obat! Apalagi Antibiotik, Ini Akibatnya!

Gaes, pernah izin tidak masuk sekolah karena sedang batuk, pilek, diare tanpa darah, atau muntah ? Dengan begitu kamu bisa beralasan sedang sakit. Hmm.. perlu kamu ketahui lagi nih.. bahwa apa yang tadi disebutkan bukan termasuk kategori penyakit. Lalu apa ya ?

Benar sekali, bukan penyakit tetapi gejala. Dan batu pilek merupakan cara tubuh untuk melindungi organ paru-paru dari penumpkan lendir. Wah, hebatkan organ yang kita miliki bisa membersihkan dengan cara seperti itu.

Kemudian muntah dan diare adalah cara tubuh untuk membuang zat-zat beracun dari perut. Kamu sering diare setelah terlalu banyak makan sambal ? Lalu makan roti yang sudah kelewat masanya ? Nah, itu cara tubuh kita melindungi diri. Kece abis ya, jadi jangan dikit-dikit minum obat ya ? Nah, kalau sudah menemukan gejala penyakit konsultasi saja ke dokter.

Dan setelah dari dokter kemudian diberikan resep yang harus ditebus. Berbagai macam obat kamu dapat ? Apa sudah tahu nama obat tersebut ? Apa fungsinya ? Dan efek samping setelah meminumnya ?

Baiklah saya akan bercerita, jadi minggu lalu saya mengikuti sebuah acara “Kemenkes RI” dengan tema “Cermat Menggunakan Obat” membuat teringat akan masa dimana saya harus cabut 6 gigi yang kemudian mendapatkan banyak obat.

Salah satu obat yang saya dapat dan harus diminum sampai tuntas adalah Antibiotik. Sebenarnya apa sih antibiotik itu ? Dalam pemaparan oleh Mariyatul Qibtiyah, Ssi, SpFRS, Apt dari Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba Kementrian Kesehatan RI yang berjudul “Ada Apa Dengan Antibiotik ? atau saya singkat AADA ea.. bukan AADC yes!

Antibiotik adalah obat untuk mematikan atau menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi dan tidak bisa mematikan virus atau jamur. Wah, jadi apakah Bakteri itu kawan atau lawan ? Ternyata bisa menjadi keduanya.

Lalu saat kita minum antbiotik, apakah yang mati bisa bakteri yang menjadi kawan kita atau lawan kita ya ? Keduanya bisa mati. Antibiotik anda berbagai jenis sehingga kalau tidak menggunakan dengan tepat maka bateri lawan akan menjadi resisten.

Bakteri resisten disini maksudnya adalah bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik yang pada awalnya efektif untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri tersebut. Pernyataan ini merupakan sumber dari WHO pada tahun 2015.

Tidak hanya kita saja yang belajar dan mengikuti pembelajaran ya. Tetapi bakteri juga belajar dari apa yang telah mereka terima berupa antibiotik.

Bicara tentang bakteri, dialam juga banyak terdapat bakteri loh. Dengan fungsi yang membantu kita, seperti memberihkan polusi sehingga udara yang kita hirup tidak beracun. Menghancurkan sampah, melindungi tanaman dari bakteri jahat dan jamur, serta menyediakan zat gizi untuk tanaman.

Selain dialam, bakteri baik juga terdapat disaluran cerna kita loh! Bakteri yang ada di dalam saluran cerna mengubah makanan menjadi zat gizi, membuat vitamin B dan K, menjaga usus agar tetap sehat, buang air besar lancar, dan melindungi tubuh dari bakteri jahat.

Huwaaa.. banyak ya... ayo says thanks to Bakteri hehe. Tetapi ada sebagian bakteri jahat yang membuat kita sakit Disentri, TBC, dan Typhus. Nah yang dibunuh oleh antibiotik itu apa ya ? Bakteri tentunya bukan Virus.

Ayo kita sedikit mengenal sejarah Antibiotik. Ada yang belum tahu penemu Penicilin ? Ya, penemunya adalah Alexander Fleming pada tahun 1928. Hmm ada yang sudah lahir ? Hehehe jadi waktu itu, sebeluh 1940 pasien yang infeksi selalu meninggal. Namun, setelah Penicillin diproduksi setelah tahun 1940, kausu infeski dapat disembukan. Yeah...

Ketik minum antibiotik apa yang akan terjadi ya ? Apakah ada efek samping meminum antibiotik ? Perlu kita waspada nih, ternyata antibiotik dapat menyebabkan:
Gangguan ginjal, ganguan hati, dapat mempengaruhi atau dipengaruhi efek obat lain, reksi anafilaksis, pewarnaan gigi, gangguan hati pada wanti hamil, dan juga RESISTENI.

Uhih, ngeri juga ya! Haru ngapai dong kalau dikasih antibiotik sama dokter ? Gunakan antibiotik secara bijak untuk cegah restensi. Cermati baik-baik ya, antibiotik hanya untuk infeksi Bakteri!

Serta peran masyarakat dengan ingat 3T ?
1.Tidak membei antibiotik sendiri, maksdunya tanpa resep ya. Resep dokter bukan resep masak ya.
2.Tidak menyimpan antibiotik.
3.Tidak memberi antibiotik sisa kepada orang lain.

Jadi apabila sakit infeksi, pastikan penyebabnya Bakteri atau virus. Kasihan kan Bakteri yang baik bisa mati karena asal minum antibiotik. Padahal yang membuat kamu sakit itu virus jahat.

Setelah tahu infeksi disebabkan oleh Bakteri, maka pastikan mendapatkan antibiotik yang tepat. Jangan asal minum lagi ya, harus tahu fungsi dari antibiotik yang diminum.

Dan ada beberapa penyadi dan operasi minor yang tidak memerlukan antibiotik. Seperti batuk, pilek, gondongen apa ya bahasa ilmiahnya haha.. ada yang bisa bantu saya ? Tulis dikolom komentar ya. Kemudian untuk operasi minor seperti, supit dan cabut gigi.

Antibiotik itu menyebabkan bakteri resistensi. Nggak maukan lama rawat inap dan menyebabkan biaya meningkat ? Maka dari itu Antibiotik, harus dibeli dengan resep dokter dan hindari swamedikasi menggunakan antibiotik.

Pokoknya kalau kamu mendapatkan obat apapun ingat 5 O! Apa itu 5 O ?
1.Obat ini apa namanya apa ?
2.Obat ini apa fungsinya ?
3.Obat ini kapan habis masa pakainya ?
4.Obat ini apa efek sampingnya ?
5.Obat ini cara pakainya bagaimana ?

Tanyakan 5 O ini kepada Apoteker ya, karena Apoteker ada untuk dibisa ditanya terkait 5 O ini.
Ayooo Dukung GERMAS !
Salam Sehat, Sehat Indonesia !
Share: